Minggu, 28 November 2010

Ketika Cinta Lama Bersemi Kembali

Pernah mengalami Cinta lama Bersemi Kembali (CLBK)???
Cinta lama Bersemi Kembali (CLBK) sangat manusiawi terjadi, CLBK akan membuat selalu terkenang kembali akan indahnya cinta di masa lalu. Apabila kita sedang menghadapi masalah serupa, janganlah terlalu menyalahkan diri sendiri, tetapi perlu melihat latar belakang mengapa sampai terjadi CLBK. Apakah CLBK terjadi hanya karena kesepian karena tidak memiliki pendamping, atau karena terlanjur cinta mati padanya. Ataukah hanya berbunga-bunga oleh kenangan lama?

Jika mengalami CLBK dalam kondisi masih sama-sama lajang tidak akan menjadi masalah, tetapi bagaimana bila keadaannya sudah tidak available lagi? Dua-duanya telah menikah atau salah satunya telah menikah? Apakah cinta tersebut akan tetap dilanjutkan? Kok rasanya tidak bijak berkhianat pada pasangan hanya karena ada cinta lain yang menanti.

Tentunya kita harus intropeksi diri terhadap hal ini, apakah yang menyebabkan jatuh cinta kembali pada seseorang di masa lalu? Adakah memang benar-benar jatuh cinta ataukah hanya terobsesi pada cinta lama yang tidak pernah pernah kita miliki.

Janganlah hanya mengenang yang indah-indah saja selama bersama- nya, tetapi juga harus diingat bagaimana pahitnya cinta di masa lalu. Harus diingat bagaimana cinta lama kita tersebut berakhir? Apakah kita yang mengakhiri ataukah cinta lama yang mengakhiri- nya? Jangan sampai luka lama tersebut akan terulang lagi bersamanya, apalagi keadaan sekarang sudah tidak sama lagi. Tentu saja cinta ini tak akan pernah menjadi cinta yang berakhir bahagia, yang ada hanya akan menimbulkan luka baru, tentu ada pihak yang akan dikecewakan dan pernikahan yang sudah bertahun-tahun akan terancam.

Bila cinta yang dibangun di atas luka (Hayyyaaaahhhh, aku dapat bahasa ajaib kek gini dari mana?) itu juga akan menyakitkan bagi pihak lain (pasangan kita tentunya), sebelum semuanya terlanjur jauh sebab apabila pasangan akhirnya mengetahui ada cinta yang lain akan semakin runyam jadinya. Berhentilah berharap dengan cinta lama kita, ada cinta yang lain yang telah dan akan tetap bersemi indah pada waktunya untuk kita. 

Lupakan saja cinta lama itu, aku tahu berbicara tentunya akan lebih mudah dan akan sangat sulit bagi yang menjalaninya. Namun apabila dipikir kembali tentang sisi positif dan negatifnya, CLBK buat mereka yang sudah memiliki pasangan, lebih banyak sisi negatifnya, jadi buat apa cinta kek gitu dipertahankan. Otreehhh?!

Jumat, 26 November 2010

Amalan dan Bid'ah Bulan Muharrom

Alhamdulillah tahun baru Islam akan menyapa kita kembali dengan berbagai kemuliaan dan keagungannya. Kita harap ditahun baru ini kita bisa menjaga lembaran-lembaran hidup yang masih bersih dan dapat menghapus coretan-coretan dosa yang kita lakukan ditahun yang telah kita lewati.
Kita tahu bahwa ditahun Hijriyah ada bulan-bulan yang dimuliakan oleh Alloh subhanahu wa ta'ala. Bulan-bulan tersebut adalah : Dzulqo'dah, Dzulhijjah, Muharrom dan Rojab (Jawa : Selo, Besar, Suro dan Rejeb). Tentang bulan-bulan yang dimuliakan oleh Alloh ini, Rosullulloh bersabda : "Tiga bulannya saling berurutan (Dzulqo'dah, Dzulhijjah dan Muharrom) dan yang satu menyendiri (Rojab, ditengah tahun).
Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman : "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Alloh adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Alloh diwaktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri" QS. at Taubah : 36. Dan bulan Muharrom, seperti yang telah disebutkan adalah termasuk salah satu bulan-bulan yang dimuliakan oleh Alloh, dan tentu didalamnya ada beberapa keutamaan.
Akan tetapi, para ulama' memperselisihkan bulan manakah yang lebih mulia daripada bulan yang lainnya diantara empat bulan ini?
Imam Hasan berkata, yang paling utama dari beberapa bulan tersebut adalah bulan Muharrom.
Dalam hadist Rosullulloh yang diriwayatkan oleh Imam Nasa'i dari hadist Abi Dzar, beliau berkata : aku bertanya kepada Rosullulloh shollallohu alaihi wasallam, "malam apakah yang paling utama dan bulan apakah yang paling utama?" Maka beliau menjawab : "Sebaik-baik malam adalah pertengahan malam, dan paling utamanya bulan adalah bulan yang kalian semua berdo'a didalam bulan tersebut, yakni Muharrom".
Kita juga tahu Alloh subhanahu wa ta'ala menciptakan manusia dalam keadaan lemah yang tidak mempunyai daya apapun. Dan diantara kelemahan yang selalu menghinggapi manusia adalah lupa. Baik itu lupa akan pekerjaan yang telah dilakukan, lupa dimana kita menempatkan barang, ataupun lupa akan dosa yang telah kita lakukan.
Akan tetapi, walaupun Alloh subhanahu wa ta'ala memberikan sifat lupa kepada manusia, yang dengan lupa tersebut manusia menjadi durhaka dan berbuat seenaknya (ma'siat), Alloh memberi kita dan menyiapkan bagi kita pelebur dosa yang dapat membersihkan dosa yang telah mereka lakukan. Diantara sarana yang disediakan Alloh adalah :
1. Segera menyusul kejelekan yang telah dilakukan dengan kebaikan. Karena dengan itu, niscaya kebersihan akan melebur dosa-dosa akibat kejelekan yang telah dilakukan.
2. Banyak membaca sholawat kepada Rosullulloh shollallohu alaihi wasallam.
3. Banyak membaca istighfar dan menyesali dosa yang telah dilakukan.
Ketiga hal ini adalah kebaikan secara umum yang bisa kita lakukan dimana saja dan kapan saja. Sementara itu, disana ada waktu dan tempat yang kita dianjurkan secara khusus untuk memanfaatkannya sebagai sarana pelebur dosa dan memohon ampun. Salah satu dari waktu yang dianjurkan itu adalah pada bulan Muharrom, tepatnya pada tanggal 10 Muharrom, yang biasa dikenal dengan Asyuro.
Pada waktu Asyuro tersebut, Rosullulloh menganjurkan umatnya agar menggunakan dengan baik hari itu untuk meminta ampunan pada Alloh dengan cara berpuasa pada hari itu. Dan diantara fadhilah (keutamaan) puasa Asyuro adalah melebur dosa kita setahun yang telah lewat.
Akan tetapi, karena puasa Asyuro juga dijalankan oleh orang-orang Yahudi, maka agar kita sebagai Muslim tidak menyerupai mereka, kita disunnahkan juga berpuasa sehari sebelum Asyuro, yaitu pada tanggal 9 Muharrom, yang dikenal dengan Tasu'a.

SEJARAH HARI ASYURO

Hari Asyuro dan puasa didalamnya tidak hanya dikenal pada zaman Rosullulloh shollallohu alaihi wasallam saja. Akan tetapi puasa hari Asyuro sudah dikenal pada zaman jahiliyah.
Dalham bin Sholeh bertanya pada Ikrimah, "Ada apa dengan Asyuro?" Ikrimah pun menjawab : "Orang Quraisy pernah melakukan dosa pada masa jahiliyah, dan dosa itu terasa berat dihati mereka. Mereka pun bertanya, bagaimanakah cara mereka bertaubat? Maka dikatakan bahwa mereka pun harus berpuasa pada tanggal 10 Muharrom (Asyuro)".
Disamping sebagai sarana pelebur dosa, maka puasa Asyuro juga merupakan sebuah hari raya atau hari ulang tahun mengenang semua kejadian besar yang pernah ada didunia ini. Diantara kejadian-kejadian besar tersebut adalah :
1. Asyuro adalah hari pertama sejarah peradaban manusia dimulai, yakni ketika Nabiyulloh Adam alaihissalam bersama istrinya, sayyidatuna Hawwa turun kedunia.
2. Pada hari itu Alloh banyak sekali menerima taubat hamba-hambaNya yang bersalah, diantaranya pada hari itu Alloh menerima taubat Nabiyulloh Adam alaihissalam, taubat kaum Nabiyulloh Yunus alaihissalam dan taubat kaum Nabi Musa alaihissalam.
3. Pada hari itu Nabiyulloh Musa alahissalam dan kaumnya selamat dari kejaran Fir'aun dan tentaranya, sekaligus hari tengelam dan kematian Fir'aun beserta pasukannya dilaut Merah.
4. Pada hari itu pula, perahu Nabiyulloh Nuh alaihissalam berlabuh digunung Judiy.
Sebagai rasa syukur, maka Nabiyulloh Nuh dan Nabiyulloh Musa alaihimassalam pun berpuasa pada hari itu.

Selain yang hal-hal yang dapat mendatangkan pahala banyak hal-hal baru (Bid'ah) yang tersebar di masyarakat di bulan muharrom ini, diantaranya adalah:

1.      Keyakinan bahwa bulan Muharrom bulan keramat
Keyakinan semacam ini masih bercokol pada sebagian masyarakat. Atas dasar keyakinan ala jahiliyyah inilah banyak dikalangan masyarakat yang enggan menikahkan putrinya pada bulan ini karena alasan akan membawa sial dan kegagalan dalam berumah tangga!! (-lihat- Syarh Masail al-Jahliyyah, DR. Sholih al-Fauzan hal.302). ketahuilah saudaraku, hal ini adalah keyakinan jahiliyyah yang telah dibatalkan oleh Islam. Kesialan tidak ada sangkut pautnya dengan bulan, baik Muharrom, Shafar atau bulan-bulan lainnya.
2.      Doa awal dan akhir tahunSyaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid berkata: "Tidak ada dalam syariat ini sedikitpun doa atau dzikir untuk awal tahun. Manusia zaman sekarang banyak membuat bid'ah berupa doa, dzikir atau tukar menukar ucapan selamat, demikian pula puasa awal tahun baru, menghidupkan malam pertama bulan Muharrom dengan sholat, dzikir atau doa, puasa akhir tahun dan sebagainya yang semua ini tidak ada dalilnya sama sekali!!". (Tashih ad-Duu'a, Bakr Abu Zaid hal.107
3.      Peringatan tahun baru hijriyyahTidak ragu lagi perkara ini termasuk bid'ah. Tidak ada keterangan dalam as-Sunnah anjuran mengadakan peringatan tahun baru hijriyyah. Perkara ini termasuk bid'ah yang jelek. (Bida' wa Akhto' hal.218. Lihat secara luas masalah ini dalam risalah Al-Ikhtifal bi Ra'si Sanah wa Musybahati ashabil jahim oleh Abdulloh bin Abdul Hamid al-Atsari)
4.      Puasa awal tahun baru hijriyyahPerkara ini termasuk bid'ah yang mungkar. Demikian pula puasa akhir tahun, termasuk bid'ah. Hanya dibuat-buat yang tidak berpijak pada dalil sama sekali!. Barangkali mereka berdalil dengan sebuah hadits yang berbunyi;
مَنْ صَامَ آخِرَ يَوْمٍ مِنْ ذِي الحِْجَّةِ, وَاَوَّلِ يَوْمٍ مِنَ الْمُحَرَّمِ, فَقَدْ خَتَمَ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ بِصَوْمٍ وَافْتَتَحَ السَّنَةَ الْمُسْتَقْبَلَةَ بِصَوْمٍ, جَعَلَ اللهُ لَهُ كَفَّارَةً خَمْسِيْنَ سَنَةً
Barang siapa yang puasa pada akhir hari Dzulhijjah dan puasa awal tahun pada bulan Muharrom, maka dia telah menutup akhir tahun dengan puasa dan membuka awal tahunnya dengan puasa. Semoga Alloh menghapuskan dosanya selama lima puluh tahun!!". Hadits ini adalah hadits yang palsu menurut timbangan para ahli hadits. (al-A'lai al-Mashnu'ah, as-Suyuti 2/108, Tanziihus Syari'ah, Ibnu Arroq 2/148, al-Fawaid al-Majmu'ah, as-Syaukani no.280. Kritik Hadits-hadits Dho'if populer, Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi hal.114)
5.      Menghidupkan malam pertama bulan Muharrom
Syaikh Abu Syamah berkata: "Tidak ada keutamaan sama ekali pada malam pertama bulan Muharrom. Aku sudah meneliti atsar-atsar yang shohih maupun yang lemah dalam masalah ini. Bahkan dalam hadits-hadits yang palsu juga tidak disebutkan!!, aku khawatir –aku berlindung kepada Alloh- bahwa perkara ini hanya muncul dari seorang pendusta yang membuat-buat hadits!!. (al-Ba'its Ala Inkaril Bida' wal Hawadits hal.239).
6.      Menghidupkan malam hari 'Asyuro
Sangat banyak sekali kemungkaran dan bid'ah-bid'ah yang dibuat pada hari 'Asyuro. (lihat Iqtidho' as-Shiroth al-Mustaqim 2/129-134, Majmu' Fatawa 25/307-314 keduanya oleh Ibnu Taimiyyah, al-Ibda' fi Madhoril Ibtida' Ali Mahfuzh hal.56, 269, as-Sunan wal Mubtada'at hal.154-158, 191). Kita mulai dari malam harinya. Banyak manusia yang menghidupkan malam hari 'Asyuro, baik dengan sholat, doa dan dzikir atau sekedar berkumpul-kumpul. Perkara ini jelas tidak ada tuntunan yang menganjurkannya.Syaikh Bakr Abu Zaid berkata: "Termasuk bentuk bid'ah dzikir  dan doa adalah menghidupkan malam hari 'Asyuro dengan dzikir dan ibadah. Mengkhususkan doa pada malam hari ini dengan nama doa hari 'Asyuro, yang konon katanya barangsiapa yang membaca doa ini tidak akan mati tahun tersebut. Atau membaca surat al-Qur'an yang disebutkan nama Musa pada sholat subuh hari 'Asyuro. (Bida' al-Qurro Bakr Abu Zaid hal.9). semua ini adalah perkara yang tidak dikehendaki oleh Alloh, Rosul-Nya dan kaum mukminin!!". (Tashihud Du'a hal.109).
7.      Sholat 'Asyuro
Sholat 'Asyuro adalah sholat yang dikerjakan antara waktu zhuhur dan ashar, empat rakaat, setiap rakaat membaca al-Fatihah sekali, kemudian membaca ayat kursi sepuluh kali, Qul Huwallohu Ahad sepuluh kali, al-Falaq dan an-Nas lima kali. Apabila selesai salam, istighfar tujuh puluh kali. Orang-orang yang menganjurkan sholat ini dasarnya hanyalah sebuah hadits palsu!! (al-Fawaid al-Majmu'ah no.60 al-Alaa'i al-Masnu'ah 2/92).As-Syuqoiry berkata: "Hadits sholat 'Asyuro adalah hadits palsu. Para perowinya majhul, sebagaimana disebutkan oleh as-Suyuti dalam al-Aala'i al-Masnu'ah. Tidak boleh meriwayatkan hadits ini, lebih-lebih sampai mengamalkannya!!" (as-Sunan wal Mubtada'at hal.154)
8.      Doa hari 'Asyuro
Diantara contoh doa 'Asyuro adalah: "Barangsiapa yang mengucapkan Hasbiyalloh wa Ni'mal Wakil an-Nashir sebanyak tujuh puluh kali pada hari 'Asyuro maka Alloh akan menjaganya dari kejelekan pada hari itu".Doa ini tidak ada asalnya dari Nabi, para sahabat maupun para tabi'in. tidak disebutkan dalam hadits-hadits yang lemah apalagi hadits yang shohih. Doa ini hanya berasal dari ucapan sebagian manusia!!. Bahkan sebagian syaikh sufi ada yang berlebihan bahwa barangsiapa yang membaca doa ini pada hari 'Asyuro dia tidak akan mati pada tahun tersebut!!. (Du'a Khotmil Qur'an, Ahmad Muhammad al-Barrok, buku ini sarat dengan khurofat dan kedustaan!!. [Bida' wa Akhtho hal.230]). Ucapan ini jelas bathil dan mungkar, karena Alloh telah berfirman:
إِنَّ أَجَلَ اللَّهِ إِذَا جَاء لا يُؤَخَّرُ لَوْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya ketetapan Alloh apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui. (QS. Nuh: 4)
9.      Memperingati hari kematian Husein
Pada bulan Muharrom, kelompok Syi'ah setiap tahunnya mengadakan upacara kesedihan dan ratapan dengan berdemontrasi ke jalan-jalan dan lapangan, memakai pakaian serba hitam untuk mengenang gugurnya Husain. Mereka juga memukuli pipi mereka sendiri, dada dan punggung mereka, menyobek saku, menangis berteriak histeris dengan menyebut: Ya Husain. Ya Husain!!!
Lebih-lebih pada tanggal 10 Muharrom, mereka lakukan lebih dari itu, mereka memukuli diri sendiri dengan cemeti dan pedang sehingga berlumuran darah!!! Anehnya, mereka menganggap semua itu merupakan amalan ibadah dan syi'ar Islam!! Hanya kepada Alloh kita mengadu semua ini. (lihat Min Aqoid Syi'ah/Membongkar kesesatan Aqidah Syi'ah hlm.57-58, Syaikh Abdulloh bin Muhammad).Alangkah bagusnya ucapan al-Hafizh Ibnu Rojab: "Adapun menjadikan hari 'Asyuro sebagai hari kesedihan/ratapan sebagaimana dilakukan oleh kaum Rofidhoh karena terbunuhnya Husain bin Ali, maka hal itu termasuk perbuatan orang yang tersesat usahanya dalam kehidupan dunia sedangkan dia mengira berbuat baik. Alloh dan rosulNya saja tidak pernah memerintahkan agar hari mushibah dan kematian para Nabi dijadikan ratapan, lantas bagaimana dengan orang yang selain mereka?!" (Lathoiful Ma'arif hlm.113)Husain bin Ali bin Abi Tholib adalah cucu Rosululloh dari perkawinan Ali bin Abi Tholib dengan putrinya Fatimah binti Rosululloh. Husain sangat dicintai oleh Rosululloh. Beliau bersabda:
حُسَيْنٌ مِنِّي وَأَنَا مِنْ حُسَيْنٍ ، أَحَبَّ اللَّهُ مَنْ أَحَبَّ حُسَيْنًا ، حُسَيْنٌ سِبْطٌ مِنَ الأَسْبَاط
Husain adalah bagianku juga dan aku adalah bagian Husain. Semoga Alloh mencintai orang yang mencintai Husain. Husain termasuk cucu keturunanku. [HR. Tirmidzi: 3775, Ibnu Majah:114, Ibnu Hibban: 2240, Hakim: 3/177, Ahmad: 4/172, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam as-Shohihah: 1227]
Husain terbunuh pada peristiwa yang sangat tragis, yaitu pada 10 muharrom tahun 61 H, disebuah tempat bernama Karbala, karenanya peristiwa ini kemudian lebih dikenal dengan peristiwa Karbala. (lihat kisah lengkapnya dalam al-Bidayah wan Nihayah Ibnu Katsir 8/172-191)Namun, apapun musibah yang terjadi dan betapapun kita sangat mencintai keluarga Rosululloh bukan alasan untuk bertindak melanggar aturan syariat dengan memperingati hari kematian Husain!!. Sebab, peristiwa terbunuhnya orang yang dicintai Rosululloh sebelum Husain juga pernah terjadi seperti terbunuhnya Hamzah bin Abdil Mutholib, dan hal itu tidak menjadikan Rosululloh dan para sahabatnya mengenang atau memperingati hari peristiwa tersebut, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Syiah untuk mengenang terbunuhnya Husain!!. (Syarh al-Muharrom wa Yaum 'Asyuro, Abdulloh Haidir hal.29)
10. Peringatan hari suka cita
Yang dimaksud hari suka cita adalah hari menampakkan kegembiraan, menghidangkan makanan lebih dari biasanya dan memakai pakaian bagus. Mereka yang membuat acara ini, ingin menyaingi dan mengganti hari kesedihan atas peristiwa terbunuhnya Husain dengan kegembiraan, kontra dengan apa yang dilakukan orang-orang Syiah. Tentunya, acara semacam ini tidak dibenarkan, karena bid'ah tidak boleh dilawan dengan bid'ah yang baru!! Dan tidak ada satu dalilpun yang membolehkan acara semacam ini. (Majmu' Fatawa 25/309-310, Iqtidho as-Siroth al-Mustaqiem 2/133, Tamamul Minah, al-Albani hal.412)
11. Berbagai ritual dan adat di tanah Air
Di tanah air, bila tiba hari 'Asyuro kita akan melihat berbagai adat dan ritual yang beraneka ragam dalam rangka menyambut hari istimewa ini. Apabila kita lihat secara kacamata syar'i, adat dan ritual ini tidak lepas dari kesyirikan! Seperti meminta berkah dari benda-benda yang dianggap sakti dan keramat, bahkan yang lebih mengenaskan sampai kotoran sapi-pun tidak luput untuk dijadikan alat pencari berkah!!. (diantara adat ritual yang sering dilakukan didaratan Jawa adalah yang dikenal dengan istilah Kirab 1 Syuro. Acara ini sarat dengan kesyirikan, mulai dari keyakinan mereka terhadap benda pusaka keraton, keyakinan kerbau yang punya kekuatan ghaib, tirakatan dengan doa dan dzikir pada malam harinya dan kemungkaran-kemungkaran lainnya yang sangat jelas!!. Wallohul Musta'an) 
Demikianlah akhir yang dapat saya kumpulkan tentang amalan dan bid'ah dibulan Muharrom. Semoga bermanfaat. Allohu A'lam.

10 Kesalahan dalam Test wawancara Kerja

Berikut ini saya coba menuliskan  kesalahan yang paling umum yang dibuat kandidat pekerja – dan bagaimana memperbaikinya.
Mungkin kita pernah mendengar beberapa keluhan rekan-rekan kita :
“Saya menerima empat promosi selama beberapa waktu, tapi itu cukup lama sampai akhirnya saya benar-benar diwawancarai untuk sebuah pekerjaan baru.”
”Aku sudah melakukan  wawancara kerja di beberapa minggu terakhir, aku tahu aku beruntung untuk mendapatkan wawancara itu , tetapi semua tanpa hasil. Seorang teman menyarankan agar saya menyewa seorang pelatih untuk membantu saya memperbaiki keterampilan wawancara saya dan mencari tahu kesalahan apa yang saya lakukan. “
Kita tidak perlu melakukan sesuatu yang salah. Dengan jumlah angka pengangguran yang semakin tinggi, dan jika kita telah mendapatkan beberapa wawancara maka itu adalah pertanda baik. Dan memang benar bahwa pelatih yang kompeten bisa membantu kita meningkatkan teknik wawancara.
Tetapi sebelum kita mengeluarkan biaya pelatihan itu , ada baiknya jika kita mau ber introspeksi terlebih dulu.
Kompetisi mendapatkan pekerjaan yang baik ini memang cukup sulit , karena tentunya  para majikan igin mendapatakan pekerja yang potensial untuk meningkatkan performa perusahaan mereka.
Berikut adalah kesalahan yang paling umum yang terjadi di ruang wawancara – dan bagaimana cara memperbaikinya:
10. Berlebihan dalam Menjelaskan Mengapa Kita Keluar dari pekerjaan lama anda
Tidak apa-apa untuk menyebutkan bahwa posisi terakhir kita telah digantikan , tetapi kemudian segera beralih lah ke apa yang bisa kita lakukan untuk perusahaan ini.
9. Marah atas pemecatan yang menimpa kita.
Selama wawancara, beberapa orang bertindak seperti orang yang terluka, marah atau sedih. Ini adalah emosi yang normal setelah terjadi  pemecatan, tetapi ketahuilah bahwa orang2 seperti ini  tidak termasuk dalam hitungan yang pantas mengikuti wawancara kerja – atau mungkin sepertinya orang2 ini belum  stabil dan tidak memahami alasan kenapa PHK terjadi.
8. Kurang Humor, Kehangatan, atau Kepribadian
Banyak kandidat yang terjebak dalam suasana  yang kaku selama wawancara, dan terlalu terfokus untuk mendapatkan poin di pembicaraan mereka,.Harusnya Jangan lah lupa untuk menunjukkan kualitas yang dapat menjadi daya tambah  dalam proses pengambilan keputusan, termasuk selera humor yang baik, kehangatan, dan pengertian.” Satu hal yang pewawancara ingin tahu, tentu saja, adalah bagaimana kita bisa menjadi orang yang menyenangkan di tempat kerja.
7. Kurang Antusias
Bagaimanapun, “perusahaan sedang mencari orang-orang yang tertarik untuk bekerja dengan mereka,” Jika kita kurang antusias.. apalah gunanya ikut wawancara ?.
6. Kurang informasi tentang perusahaan
Penting untuk mengetahui  berita terbaru tentang perusahaan , jadi pastikan untuk mencari beberapa informasi tentang   perusahaan sebelum wawancara. Persiapkan dengan baik-informasi yang di butuhkan , persiapkan jawaban untuk  pertanyaan tentang produk atau layanan dan rencana masa depan untuk calon tempat kita bekerja. Banyak calon pekerja yang tidak memperdulikan hal ini , dan itu menjadi satu point kemenangan buat kita.
5. Fokus pada apa yang kita inginkan , bukan yang perusahaan inginkan
Fokus pada apa yang pewawancara katakan. Mendengarkan dengan hati-hati sangat penting agar kita mampu menjawab dan mengutarakan ide atau gagasan yang diperlukan.
4. Tidak  Tahu dengan bidang yang di geluti
Kerahkan  segala daya  upaya kita untuk berbicara tentang apa yang kita tahu . Lakukan dengan baik, dan jangan menurunkan kualifikasi kita yang sebenarnya,”. Sebuah aturan yang baik: Jangan melamar pekerjaan kecuali kita memiliki setidaknya 75% dari kualifikasi yang dibutuhkan.
3. Gugup dalam Menjawab Pertanyaan
Banyak kandidat manajer yang sering tidak siap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit. Jadi berlatih lah dan Siapkan diri kita serta usahakan untuk mem praktek kan setidaknya beberapa menit, dan siapkan juga beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan, sehingga kita bisa tampil dengan lugas ,simple dan ringkas dalam menjawab.
2. Gagal menjadi yang lebih baik  Dari Kandidat Lain
Kita harus memberi bukti yang kuat mengapa kita adalah orang terbaik untuk pekerjaan itu,” .Mungkin kita bisa memberikan bukti misalnya bagaimana prestasi kita  di penjualan, laba, biaya, atau produktivitas dalam tiga sampai enam bulan terakhir. Gunakan prestasi yang diukur di pekerjaan lama kita , agar perusahaan baru bisa menilai dan bisa mempercayai kita.
Dan Nomor 1 kesalahan yang dibuat oleh calon pekerja adalah :
1. Gagal meminta untuk bisa bekerja
Kita memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan jika kita meminta nya. Untuk itu maka tutup lah wawancara dengan menyimpulkan apa yang dapat kita berikan untuk  pekerjaan kita, dan sedapat mungkin  minta lah  kesempatan untuk menyampaikan hal tersebut.”

Sumber : Tim Schoonover, ketua outplacement dan Pimpinan pengembangan perusahaan IO Partners Amerika

Kamis, 25 November 2010

Mengapa Minum Air Putih Banyak-banyak?

Ada satu pertanyaan, "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak?...
Jawabannya cukup mengerikan.
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air diatas 80%. Dua organ penting dengan kadar air diatas 80% itu adalah: Otak dan Darah.
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. 
Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah diatas harus ditambah bila anda seorang perokok.
Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernafasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari....? Tentu tubuh kita akan menyeimbangkan diri. Caranya....? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak....? Belum sampai segitunya (Wihhh... Bayangkan otak kering bagaimana jadinya...), melainkan dari sumber terdekat: Darah.
Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal.
Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 750.000 rupiah seminggu untuk cuci darah. Eh... Tadi saya sudah bicara tentang otak kan....? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer" dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.... (ya wajarlah namanya juga kurang makan). Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental...), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.
Sekarang tinggal anda pilih: Melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari, atau "membayar mahal" lewat sakit ginjal atau stroke. Anda yang pilih.....!

Amindar

Senin, 22 November 2010

HOW TO MAKE YOUR BABY A GENIUS

HOW TO MAKE YOUR BABY A GENIUS

by bunda
Bayi jenius? Kenapa tidak?
Setiap orangtua, tentu mengharapkan anak-anak mereka dapat tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, pandai, bahkan jenius. Berbagai metode dicoba untuk memaksimalkan pendidikan anak-anak mereka. Bahkan tak sedikit orangtua yang rela menghabiskan uang jutaan rupiah hanya agar anak-anak mereka dapat mengikuti kelas pelatihan pembentukan otak jenius.
Apakah saya akan menawarkan hal yang sama? Tidak. Tentu saja tidak. Saya tidak akan mengajari Anda dan anak Anda untuk belajar membaca dengan menutup mata. Saya juga tidak akan mengajak Anda menghamburkan uang untuk sebuah metode yang banyak menjadi kontroversi. Saya hanya akan mengajak Anda bersama-sama memberikan stimulasi untuk anak-anak, agar otak mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal.
Perlu kita tahu:
Bayi terlahir dengan memiliki 1 trilyun neuron dalam otak mereka. Di dalam perkembangan otak bayi, berlaku hukum “digunakan atau hilang”. Karena itulah, orangtua hendaknya mengetahui saat yang sangat vital bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak-anaknya. Usia 0-4 tahun adalah periode emas tumbuh kembang otak seorang anak. Di usia 8 tahun, perkembangan otak anak bisa mencapai 80%. Dan sampai batas usia 18 tahun penambahan hanya berkisar 20%.
Dengan stimulasi optimal pada usia golden age akan mengembangkan kapasitas otak anak hingga 2x otak orang dewasa. Dan masa golden age ini hanya datang 1x seumur hidup. Pada usia 6 tahun jika pembelajaran / stimulasi terus berlangsung, maka koneksi otak yang tersambung tadi akan menjadi permanen. Dan di usia 10-12 tahun, akan terjadi eliminasi atau pengguguran sel otak yang tidak tersambung.
Bagaimana caranya menstimulasi anak sejak usia dini agar otak mereka dapat berkembang secara optimal?
A. LATIHAN PENGLIHATAN
1.       Cara 1
  • Bayi relax terlentang
  • Jarak ± 10 cm
  • Dekatkan tangan
  • Kedip-kedipkan jemari Anda, gerak-gerakkan ke arah horizontal ± 8 cm – lakukan 2-3 menit
  • Amati matanya
2.  Cara 2
  • Dekatkan wajah 10 cm
  • Kedipkan mata satu dan kemudian kedipkan keduanya
  • Amati dia mengedipkan mata atau tidak
  • Gerakkan kepala menyamping, senyumlah setiap melewati garis tengah
3.    Cara 3
  • Redupkan lampu kamar
  • Terlentangkan bayi menghadap kardus putih ukuran 10×10 cm
  • Ambil sebuah lampu pena
  • Nyalakan beberapa detik
  • Matikan dengan detik yang sama
  • Variasikan bentuk sorotan lampu
B. LATIHAN PENDENGARAN
1.       Cara 1
  • Jarak 10 cm berhadapan
  • Panggil namanya beberapa kali
  • Variasikan pola titik nada dari tinggi ke rendah
  • Amati respon wajahnya apakah dia merespon nada tinggi atau suara ibunya
  • Ucapkan kata “bunda” beberapa kali dan amati bibirnya (kata “bunda” boleh diganti dengan ummi, ibu, atau mama)
  • Sebutkan kata-kata yang lain misalnya ayah, nama-nama saudaranya, kakek, nenek
2.       Cara 2
  • Kita menghindar agak menjauh di luar penglihatannya
  • Panggil namanya beberapa kali
  • Bicaralah selama 15 detik
  • Catat berapa kali dia berpaling
  • Jika tidak berpaling, berbicaralah dengan nada tinggi / rendah
  • Catat suara mana yang membuatnya berpaling
3.       Dengarkan murottal
4. Latihan Bahasa :
  • Rangsang dengan cerita (bacakan buku cerita setiap kali ia mau tidur)
  • Suara ibu adalah suara yang paling disukai
  • Semakin banyak kita bercerita, synaps akan semakin berkembang
  • Tiap ganti popok / celana kita katakan ( jangan lupa selalu senyum );
    • “Ini popok”
    • “pakai ya, Bismillah”
    • “mudah memakainya, kan?”
    • “Alhamdulillah”
  • Begitu juga saat pakai baju, mandi, dll.
PRINSIP-PRINSIP :
  1. Lakukan secara berulang dan kontinyu
  2. Selalu ada di saat anak-anak membutuhkan kita
  3. Bicara sesering mungkin padanya
  4. Lanjutkan dengan hal-hal yang lain secara berurutan, misalnya: buah ( apel, jeruk, manggis, mangga, dll), sayur ( bayam, kangkung, dsb ), peralatan rumah, peralatan dapur, dll.
  5. Untuk mendapatkan hasil penyerapan ilmu hingga 90%, maka mata, hidung, telinga, alat pengecap, dan tangan harus ikut dalam proses belajar. Misalnya:
    1. Teknik mengenalkan buah jeruk selama 3 hari
    2. Jarak pandang 10 cm lihatkan dan katakan “ini jeruk”
    3. Biarkan tangannya meraba
    4. Kupaskan sedikit dan ciumkan lalu katakan “hmm…harum, ya” (5x)
    5. Jilatkan sedikit di lidahnya lalu katakan “hmmm…manis” (5x)
  6. Lakukan kegiatan ini pagi, siang, malam
  7. Hari selanjutnya buah yang lain selama 3 hari
  8. Setelah itu, bandingan setiap 2 buah. Tanyakan; “mana jeruk?” atau “mana apel?”, dll
Selain stimulasi ini, yang juga tak kalah penting adalah bagaimana Anda memberikan nutrisi yang baik dan seimbang bagi anak-anak Anda.
Bagaimana? Cukup mudah, bukan? Anda dapat memulai latihan stimulasi ini sejak bayi Anda mulai dapat memfokuskan pandangannya. Latihan ini hanya membutuhkan sedikit waktu, energi, dan biaya. Pelatihan ini sudah banyak dilakukan oleh para pakar pendidikan dunia.
Selanjutnya, Anda juga bisa memperkenalkan flashcard untuk mengajarinya membaca dan berhitung di usia dini.
Anda tahu, pada umumnya, bayi usia 1 tahun hanya mengenal kurang dari 10 kata saja. Tapi, dengan latihan sederhana yang dilakukan secara kontinyu ini, bayi Anda akan memiliki perbendaharaan kata yang luar biasa banyaknya. Anda tidak percaya? Buktikan sendiri!!

INGAT: KECERDASAN TIDAK TERBENTUK HANYA DALAM WAKTU 2 HARI. KECERDASAN DAN KEJENIUSAN SEORANG ANAK DITENTUKAN OLEH BAGAIMANA ORANGTUA MEREKA MEMBERIKAN STIMULASI/RANGSANGAN, JUGA NUTRISI DAN GIZI YANG TERCUKUPI SECARA SEIMBANG. 

Sumber: Trik Melejitkan Otak Anak di Usia Golden Age (Kenanga Masri, 2010) – dengan perubahan oleh penulis Rumah Bunda.com.

Minggu, 21 November 2010

Telepon melalui Facebook dengan SONEPHONE

Iseng lihat-lihat aplikasi facebook terbaru, saya temukan SONEPHONE, bisa untuk melakukan panggilan suara ke sesama facebook dan juga ke nomor telpon lain di seluruh Dunia. Kita akan mendapat pulsa virtual gratis sebanyak 0,49 € ketika mendaftar aplikasi ini. Setelah saya coba pulsa tersebut bisa untuk melakukan panggilan ke handphone dan pstn lokal indonesia selama kurang lebih 2 menit. Lumayan bukan? Aplikasi ini kedepannya akan menyediakan layanan SMS dan Voice Mail. Saat ini masih ada tulisan comingsoon. Kalau pulsa gratis itu habis bagaimana? Sama seperti HP kita, jika habis ya isi ulang. Cara isi ulangnya? Nah yang satu ini saya belum sempat coba, next posting aja ya klo udah dicoba.
Untuk mengaktifkan aplikasi ini pada akun facebook anda silahkan diikuti saja. Tapi sebelumnya harus dipastikan pc / komputer anda sudah diinstall flash player terlebih dahulu. Jika tidak tahu pc sudah terinstall flash player atau belu, tidak ada salahnya untuk mencoba, bisa jadi anda berhasil. Tariiikkk Maaanggg..
Setelah anda login di facebook ketik SONEPHONE pada search kolom dan tekan ENTER, akan muncul hasil pencarian seperti dibawah ini:
 Setelah muncul hasil searching klik pada opsi "Lihat Aplikasi", yang akan membawa anda pada tampilan selanjutnya seperti gambar-gambar di bawah ini, ikuti saja tanda yang sudah saya berikan.




Silahkan lakukan uji coba Audio anda. Jika dirasa tidak perlu anda bisa melewatinya dengan klik opsi "SKIP"



Anda bisa memilih lebih dari satu orang teman yang akan diajak join sonephone ini.
 Setelah anda klik "Kirim" anda akan diajak untuk mengirim udangan melalui email anda seperti tampilan dibawah ini.
 Jika ingin mengirim undangan melui email klik "Login", akan tetapi untuk mempercepat proses anda tidak perlu melakukan itu, klik saja "Lewati"




 sebenarnya sampai sini proses aktifasi SONEPHONE sudah selesai. Akan tetapi agar aplikasi berjalan lancar semua opsi yang ada di head aplikasi harus smua diberi tanda cek. Klik saya tab yang sudah disediakan pada kolom yang belum ada tanda cek tersebut. Gambar terakhir adalah tampilan sempurna untuk aplikasi ini.

Mudah bukan???

Selamat mencoba moga berhasil

Amindar

Hukum Mengubur Ari-ari Bayi (Plasenta) Dalam Islam

Ari-ari atau plasenta secara medis berfungsi sebagai penyedia makanan dan saluran lainnya, yang menghubungkan antara janin dengan ibunya. Selama berbulan-bulan, placenta ini sangat berguna bagi bayi di dalam rahim sang ibu. Namun begitu bayi lahir, maka perannya usai sudah.
Namun dalam masyarakat tertentu, ada semacam kepercayaan tertentu bahwa di balik fungsi medis, ada hubungan ‘ghaib’ tertentu antara bayi dengan plasentanya. Karena itu, sebagian masyarakat yang mewarisi tradisi kuno ini masih terlihat melakukan berbagai macam ritual yang tidak ada kaitannya dengan agama.
Salah satunya adalah mengubur plasenta di dekat rumah, bahkan harus diberi pelita (lampu). Dan bersamanya juga dikuburkan benda-benda tertentu, yang dipercaya akan berpengaruh atas nasib dan kehidupan si bayi bila kelak dewasa.
Lucunya, terkadangsebagian orang melakukan ritual itu begitu saja, tanpa pernah tahu hubungan sebab akibatnya. Dan semakin lucu lagi, karena yang melakukannya seringkali justru orang yang berpendidikan tinggi dan sarjana. Seharusnya mereka lebih mengedepankan hal-hal yang ilmiyah ketimbang sesuatu yang irrasional.

Bagaimana dengan Pandangan Syariah Islam?
Tentu saja tidak ada satu pun dalil, baik berupa potongan ayat Al-Quran atau hadits nabawi, tentang masalah menanam ari-ari. Bahkan hadits yang paling dhaif atau bahkan hadits palsu sekalipun, sama sekali tidak pernah memuat masalah ini.
Jadi ritual ini betul-betul produk lokal, jauh dari bau-bau Islam dan syariatnya. Tak satu ayat Quran menyebutkannya, tidak satu pun hadits nabi menyinggungnya dan tidak ada dalam syariat Islam tentang aturan mainnya.
Sementara, dari sisi aqidah yang bersih, kepercayaan bahwa ada hubungan ghaib antara plasenta dengan nasib seseorang, jelas telah melanggar wilayah syirik. Sehingga ritual tertentu yang dilakukan terhadap plasenta ini, sangat mengganggu hubungan kita sebagai muslim dengan Allah SWT.
Seolah nasib seseorang ditentukan oleh plasentanya, bukan oleh tugas pendidikan dari kedua orang tuanya dan lingkungannya. Padahal tegas sekali disebutkan bahwa nasih seseorang bukan ditentukan oleh perlakuan terhadap plasenta, namun tergantung dari upaya (ikhtiar) seseorang serta doa-doa yang dipanjatkan.
Khusus masalah doa yang dipanjatkan, Allah SWT telah menetapkan teknis dan tata caranya. Bila menggunakan teknis dan tata cara yang tidak sesuai dengan apa yang dimaui oleh Allah SWT, doa itu bukan saja tertolak, tetapi malah akan menimbulkan bencana. Misalnya ritual perlakuan terhadap plasenta yang cenderung syirik itu, bukan nasih baik yang akan diterima oleh bayi dan keluarga itu, malah boleh jadi sebaliknya.
Namun kita juga harus menerima kenyataan bahwa ritual dan kepercayaan kuno itu masih banyak melekat di tengah masyarakat. Bahkan, tidak jarang yang jadi pelakunya adalah orang terdidik. Mungkin di kepalanya ada ragu dan setengah tidak percaya, tetapi tetap dilakukannya juga, dengan alasan untuk menjaga tradisi nenek moyang.
Maka semua itu harus diklarifikasi ulang, tradisi nenek moyang yang bagaimana yang harus kita lestarikan? Sebab tidak semua tradisi itu baik. Bukankah di zaman nenek moyang dulu, juga ada tradisi minum khamar, zina, judi dan seterusnya? Bukan kah dahulu nenek moyang kita menyembah dewa dan berhala?
Apakah hari ini akan tetap kita lestarikan budaya-budaya yang negatif dari nenek moyang itu? Tentu tidak, bukan?
Tugas kita sekarang ini adalah berupaya mengikis dan mengurangi secara sistematis, tradisi yang sekiranya bertentang dengan nilai-nilai kemanusiaan serta nilai-nilai keIslaman. Namun bila tradisi itu sesuai dengan Islam, barulah kita lestarikan.

Memendam Plasenta untuk Kebersihan Lingkungan
Kalau sekedar mengubur (memendam) palsenta di dalam tanah, tanpa niat apapun kecuali untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan, tentu boleh dan baik. Sebab plasenta itu akan segera membusuk bila tidak dipendam.
Jalan terbaik memang dipendam saja, agar tidak merusak lingkungan. Namun tanpa diiringi ritual apa pun yang bisa merusak hubungan mesra kita kepada Allah SWT. Pendam saja dan selesai.

H. Arief Syarifudin Amindar SHI

Merubah Tampilan dan Bahasa Windows 7 menjadi Arabic

Beberapa hari lalu sudah saya berikan posting cara mengetik kalimat bahasa Arab secara online. Postingan kali ini akan membahas cara merubah tampilan dan bahasa windows 7 menjadi Arabic serta cara menambah keyboard Arabic.
Merubah Tampilan Windows 7 menjadi Arabic
Caranya cukup mudah, hanya mendownload ta'rib dan lakukan instalasinya.
- Untuk Windows 7 32 bit bisa Download melalui link : http://depositfiles.com/files/ulhhnpgcc
- Untuk Windows 7 64 bit, Download melalui link: http://depositfiles.com/files/wbfram5ou
Doble clikc file yang sudah berhasil anda download tersebut, proses instalasi language akan berjalan otomatis. Jika tidak, anda bisa mengikuti step-step berikut:

Buka Control Panel -> Clock, Language, and Region lalu Install or uninstall display language.








Done Anda berhasil merubah tampilan dan bahasa Windows 7 menjadi Arabic

Menambah Keyboard Arabic
Menambah keyboard Arabic fungsinya adalah untuk mengetik kalimat berbahasa arab, Tanpa ini anda tidak bisa melakukannya walaupun anda sudah merubah tampilan dan bahasa menjadi Arabic.
Cara menambahkan keyboard arabic ini tidak sulit.
Buka Control Panel -> Clock, Language, and Region lalu pilih Change keyboards or other input methods.
Pada gambar di atas klik Change Keyboars, maka akan muncul seperti gambar dibawah.


Klik Add lalu pilih Arabic (Saudi). Setelah gambar seperti di bawah muncul berilah tanda cek pada Arabic (101). Lanjutkan dengan Tekan OK.


Dengan demikian selesai sudah cara merubah tampilan dan bahasa serta menambah keyboard arabic.
Selamat mencoba.

H. Arief Syarifudin Amindar SHI

Kekerasan Pada TKW

Dalam tulisan ini akan sedikit saya sampaikan pengalaman pribadi saya ketika menjadi Satgas Perlindungan TKI di Arab Saudi di bawah pengawasan Konsulat Jendral Republik Indonesi Jeddah tentang tindak kekerasan TKI sebagai refleksi saya dalam menanggapi berita terhangat minggu ini tentang penganiayaan terhadap TKW asal Indonesia di Saudi Arabia.
Penderitaan pahlawan devisa Indonesia terdengar lagi. Kali ini seorang TKW asal Cianjur ditemukan terbunuh dengan beberapa luka dan dugaan pemerkosaan. Ada beberapa TKW lain yang mengalami menganiyaan di Arab Saudi seperti Sumiyati yang dipukuli dan digunting bibirnya. Kalau disebutkan satu persatu akan membuat hati miris. Sebenarnya apa yang menyebabkan hal ini terjadi? 
Banyak yang beranggapan terjadinya hal ini dikarenakan kurangnya keterampilan para TKI. Saya kurang setuju dengan pendapat ini. Walaupun hal itu bisa dijadikan sebab tapi sebab yang paling utama adalah Prilaku Orang Arab yang bisa dibilang Kejam. Kenapa saya bilang seperti itu? Faktanya adalah banyak orang arab menganggap para TKW adalah budak. Mereka sudah membayar mahal untuk semua proses pemberangkatannya dari Indonesia menuju Saudi, baik biaya passport, medical, Visa dan Tiket. Dengan ini mereka menganggap sudah membelinya dari Indonesia. Fakta lainnya, sifat keras yang melekat pada orang arab yang tidak punya sopan santun sesama keluarga apalagi terhadap tenaga kerja. Perlu diketaui bahwa perkataan yang mereka ucapkan dalam keseharian jauh dari etika sopan santun. Jika di negara kita kata-kata kotor seperti kebun binatang adalah hal yang paling jelek, akan tetapi lain halnya di Arab Saudi, mereka biasa mengatakan hal ini dan memanggil sesamanya dengan bahasa itu. Suatu hari saya melihat seorang ibu memanggil anaknya berulang kali namun sang anak tidak menghiraukannya, lalu ibu itu memukulnya. Apa yang dikatakan orang si anak kepada ibunya? mungkin hal ini tidak akan terjadi di Indonesia, sang anak membentak dan mengatakan "Hewan" kepada ibunya. Jika pada ibunya berani seperti itu lalu bagaimana dengan TKI kita disana?
Tahu anggapan orang arab tentang Tenaga Kerja Wanita Indonesia? Mereka menyebutnya "Khoddaamah" atau "Syaghalah" artinya adalah budak wanita. Padalah istilah resmi yang seharusnya dipakai adalah "Amilah Manziliyah" (Pekerja Rumah Tangga). Iseng saya coba brosing dengan kata Khoddamah خدامة . Apa yang pertama kali muncul? Mungkin anda tidak pernah menyangka, yang muncul pada rate pertama adalah tentang pelecehan seksual tehadap pekerja wanita, rate selanjutnya berisi kejelekan-kejelekan tenaga kerja wanita seperti kekerasan dah sihir.
Lantas apa solusinya? Menurut saya pribadi solisi terbaik adalah membatasi, atau bahkan stop, suplai TKI non formil seperti pembantu dan sopir ke luar negeri. Jangan mau kalah dengan pemerintah Philipina, Thailand dan India yang sudah tidak lagi menyediakan Tenaga Kerja non formil sejak beberapa tahun lalu. Data mengungkapkan setiap kejadian kekerasan yang dialami oleh TKI terjadi di sektor non formil. 
Akan tetapi tidak sedikit kisah sukses dari mereka yang berhasil. 

Ambilah pelajaran dari orang lain sebelum dijadikan pelajaran bagi orang lain.

H. Arief Syarifudin Amindar SHI

Sabtu, 20 November 2010

Bus Lane

Pernah liat jalur ini? Ya jalur Bus Lane. Jalur yang disediakan khusus untuk kota-kota yang bertetangga dengan Ibu Kota DKI Jakarta: Tangerang, Bekasi, Bogor dan Depok. Tangerang adalah kota percontohan untuk bus ini. Pengadaan bus ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan transportasi umum yang memadai. Pemerintah Tangerang mengklaim bisa mengakomodir 15.000 penumpang setiap harinya untuk jalur Tangerang - Jakarta PP. Dengan bantuan dana dari Pemprov DKI, Tangerang mulai membangun dan memberi tanda khusus untuk lajur bus ini. Tahap awal rencananya akan mulai dijalankan pada awal tahun 2011. Sudah tersedia jalur antara Terminal Poris Plawad - Kalideres sejauh 18 KM dengan jumlah armada sebanya 25 bus.
Apakah jalus Bus Lane akan diberi sparator khusus seperti Bus Way? Walaupun Bus Lane adalah cikal bakal Bus Way, tidak ada rencana diberikannya sparator khusus. Jalurnya adalah sepanjang jalan raya Poris Plawad - Kalideres tanpa berhenti. Penumpang hanya bisa naik dan turun di kedua terminal tersebut.

Jumat, 19 November 2010

Keyboard Arabic Online

Anda termasuk orang yang sering menulis sesuatu dalam bahasa Arab? atau mencari suatu makalah dengan keyword arabic? 
Jika di komputer anda mungkin tidak ada masalah, karena anda bisa menambahan input keyboard arabic atau bahasa lain yang anda perlukan. Masalahnya muncul ketika suatu saat anda sedang berada di Warnet atau menggunakan komputer yang belum diinstall input keyboard arabic, bagaimana solusinya? Sangat mudah. Anda bisa ketik tulisan berbahasa arab tersebut secara online di situs berikut:
www.arabic-keyboard.org atau www.arabickeyboardonline.com
selanjutnya tinggal copas deh.. mudah bukan? semoga bermanfaat dan selamat mencoba.


H. Arief Syarifudin Amindar SHI

Kunci Belajar Bahasa Inggris

Saya punya pengalaman unik yang perlu dishare tentang kunci belajar bahasa inggris. Awalnya, kira-kira hampir dua bulan yang lalu, saya melihat iklan di salah satu situs berita tentang kursus bahasa ingris yang bisa dilakukan lewat telephon. Sambil iseng saya coba hubungi nomor yang tertera, sejak itu saya sering ditelpon untuk datang interview dan lihat-lihat sistem pembelajaran yang ada. Saya menduga ada tujuan tertentu dengan kedatangan saya. Belakangan dugaan saya benar setelah kemarin saya datang langsung ke tempat kursus tersebut di bilangan Jakarta Selatan. Secara halus saya terpaksa tanda tangan tanda setuju mengikuti kursus tersebut dan membayar tanda jadi. Memang jika ingin usaha kita atau produk perusahaan kita cepat diterima kita harus berani presentasi dan akhirnya mengikat customer tersebut. Kali ini bukan bagaimana cara mengikat customer yang akan saya sampaikan, tapi beberapa hal tentang kunci belajar bahasa Inggris yang bisa disimpulkan dari percakapan saya dengan salah seorang staff atau guru di lembaga tersebut. Intinya dalam mengusai bahasa inggris ada 4 hal yang harus dilakukan:
1. Belajar Grammer
2. Reading
3. Writing
4. Percaya Diri
Guru tersebut mengatakan Grammer penting dalam mengusai bahasa Inggris, akan tetapi lebih penting lagi peran sering komukasi dengan bahasa Inggris. Beliau mengumpamakan bagaimana seorang anak kecil yang tidak baru bisa bicara belajar mengatakan sesuatu. Hanya dengan sering berbicara dengan orang tua dan lingkungan sekitar anak kita sudah bisa bahasa Indonesia. Padahal bahasa Indonesia juga ada kaidah dan tata bahasanya. Intinya grammer bisa dipelajari menyusul jika kita sudah berani dan lancar berkomunikasi terlebih dahulu. Sebagaimana kita berbicara dahulu baru belajar tata bahasa Indonesia di sekolah. Sebenarnya masyarakat Indonesia sudah mempelajari Grammer miminal 7 tahun, sejak SMP (3 tahun), SMA (3 tahun) ditambah pelajaran yang didapat di Perguruan Tinggi. Kenapa masih banyak orang Indonesia yang tidak lancar, bahkan tidak bisa, berbahasa Inggris?... Kuncinya adalah kurang Pede dalam berbicara, takut salah, malu dan lain sebagainya. Jauhi rasa seperti itu dan mulailah berkata dan memikirkan sesuatu dengan bahasa Inggris. Saya setuju dengan pendapat ini. Carilah partner yang bisa anda ajak bicara dalam bahasa Inggris jika anda ingin mengalami kemajuan pesat dalam menguasainya. 

Keutamaan Tauhid dan Hal-Hal yang Bertentangan Dengannya

Benteng Tauhid (1)
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah.
Saudaraku seiman, berikut ini saya persembahkan beberapa kalimat ringkas tentang keutamaan tauhid serta peringatan terhadap hal-hal yang bertentangan dengannya, berupa syirik dengan berbagai macamnya, bid'ah dan segala ragam serta coraknya, baik yang kecil maupun yang besar.
Sesungguhnya tauhid adalah kewajiban pertama yang diserukan oleh para Rasul, dan merupakan landasan utama dari misi dakwah mereka. Allah Ta'ala berfirman:
"Dan sesungguhnya kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan); "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut". (QS. An-Nahl: 36)
Tauhid adalah hak Allah yang paling besar atas hamba-hamba-Nya. Di dalam kitab Ash-Shahihain (Shahih Bukhori dan Shahid Muslim) diriwayatkan dari Mu'adz r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Hak Allah atas hamba-hamba-Nya ialah, bahwa mereka beribadah (hanya) kepada-Nya dan mereka tidak menyekutukanNya dengan sesuatu yang lain"
Maka Barangsiapa yang telah merealisasikan tauhid, dialah yang berhak masuk surga. Dan sebaliknya, barangsiapa yang melakukan atau meyakini sesuatu yang bertentangan dan berlawanan dengannya, maka dia akan menjadi penghuni neraka.
Demi eksisnya tauhid, Allah memerintahkan para rasul memerangi kaumnya sampai mereka mau beriman kepadanya. Rasulullah SAW bersabda:
"Aku diperintahkan memerangi manusia sampai mereka (mau) bersaksi: bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah" (HR. Bukhary dan Muslim).
Merealisasikan tauhid adalah jalan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sedangkan menyalahinya merupakan jalan yang menjerumuskan ke jurang kesengsaraan. Merealisasikan tauhid adalah sarana untuk menyatukan umat, merapatkan barisan dan mencapai kebersamaan dan kesepakatan. Dan segala cacat (kekurangan) dalam pelaksanaan tauhid merupakan puncak perpecahan dan kehancuran.
Ketahuilah wahai saudaraku, -semoga Allah merahmati kita semua- bahwa tidak semua orang yang mengucapkan kalimat: "Laa ilaaha illa Allah", serta merta menjadi orang yang sudah bertauhid (merealisasikannya). Akan tetapi, menurut para ulama, agar menjadi seorang yang bertauhid (muwahhid) mesti memenuhi tujuh syarat berikut ini:

  1. Ilmu, yaitu mengetahui makna dan maksud dari kalimat tauhid itu, baik dalam hal menetapkan (itsbat) maupun menafikan (nafy). Maka tiada (yang berhak) disembah selain Allah.
  2. Yakin, yaitu meyakini dengan seyakin-yakinnya akan komitmen (dari kalimat tauhid itu).
  3. Menerima dengan hati dan lisan (perkataan) segala konsekwensinya.
  4.  Tunduk dan patuh kepada segala yang dikehendakinya
  5. Benar dalam mengatakannya. Artinya, apa yang dikatannya dengan lidah mesti sesuai dengan apa yang diyakininya dalam hari. 
  6. Ikhlas dalam melakukannya, tanpa dicampuri riya.
  7. Mencintai kalimat tauhid ini dengan segala konsekwensinya.

Saudara-saudaraku seiman!
Sebagaimana wajibnya merealisasikan tauhid serta memenuhi syarat-syarat kalimat: Laa ilaaha illa Allah, kita juga mesti takut dan berhati-hati terhadapt segala bentuk syirik, pintu-pintu dan tempat-tempat masuknya, baik itu yang kecil maupun yang besar. Karena sesungguhnya sebesar-besar kezhaliman padalah syirik. Allah ta’ala mau mengampuni semua dosa hamba-Nya, kecuali dosa syirik. Dan barangsiapa yang terjerumus kedalamnya. Allah haramkan baginya surge dan tempat kembalinya adalah neraka. Allah ta’ala berfirman:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya”. QS An Nisa’: 48
Dan berikut ini kita kemukakan beberapa hal yang bertentangan atau dapat merusak tauhid, sebagaimana yang disebutkan oleh para ulama, agar anda berhati-hati terhadapnya:
1.       Memakai penangkal dengan tujuan menolak bala atau menghilangkannya, seperti kalung dan benang, baik yang terbuat dari kuningan, tembaga, besi ataupun kulit. Perbuatan seperti ini termasuk syirik.
2.       Mantera-mantera bid’ah dan jimat-jimat. Mantera-mantera bid’ah ialah yang mengandung rumus-rumus dan kata-kata yang tidak dapat dipahami, meminta bantuan jin untuk mengenali penyakit atau melepaskan sihir (guna-guna). Atau memakai jimat-jimat, yaitu yang biasa dipakaikan pada manusia atau hewan berupa benang atau ikatan, baik yang bertuliskan ungkapan doa bid’ah yang tidak terdapat dalam Al Qur’an dan sunnah, maupun yang terdapat dalam keduanya –menurut pendapat yang shahih-. Karena hal itu dapat menjadi sarana menuju perbuatan syirik. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya jampi-jampian, jimat-jimat dan pellet (guna-guna) adalah syirik” (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Dan termasuk dalam hal ini, meletakkan mushaf (Al Qur’an) atau menggantungkan kertas, sekeping tembaga atau besi yang bertuliskan lafzhul jalalah (nama Allah) atau ayat kursi di dalam rumah atau mobil, dengan keyakinan bahwa itu dapat menjaganya dari segala yang tidak diinginkan, seperti penyakit ‘ain (yang disebabkan oleh pandangan jahat) dan seumpamanya.
Demikian juga halnya, meletakkan sesuatu berbentuk telapak tangan atau lukisan, yang di dalamnya terdapat gambar mata dengan keyakinan bahwa ini juga dapat mencegah penyakit ‘ain. Rasulullah SAW bersabda:
Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu (jimat) dia akan diserahkan (urusannya) kepada jimat tersebut” (HR. Ahmad, Tirmizy dan Al Hakim).
3.       Termasuk yang dapat merusak tauhid, meminta berkat (tabarruk) kepada seseorang atau mengusap-usap tubuhnya dan mengharapkan berkah daripadanya. Atau mencari berkat di pohon-pohon, batu-batu dan lain-lain. Bahkan Ka’bah sendiri tidak boleh mengusap-usapnya dengan tujuan mencari berkah.
Umar bin Khattab r.a ketika mencium Hajar Aswad pernah berkata “Sesungguhnya aku tahu, bahwa kamu hanyalah sebuah batu yang tidak dapat member manfa’at dan madharat. Kalau bukan karena aku pernah melihat Rasulullah SAW menciummu, niscara aku tidak akan menciummu”.
4.       Di antara yang dapat membatalkan tauhid, menyembelih atas nama selain Allah, baik wali-wali, setan-setan ataupun jin dengan maksud mengambil manfa’at atau menghindarkan madharat dari mereka. Ini adalah syirik besar (akbar). Sebagaimana tidak dibenarkan menyembelih atas nama selain Allah, tidak dibenarkan pula menyembelih di tempat penyembelihan atas nama selain Allah, sekalipun dengan niat menyembelih karena Allah. Hal ini adalah dalam rangka menutup jalan yang dapat membawa kepada kesyirikan.
5.       Bernadzar kepada selain Allah. Nadzar ialah suatu ibadah yang tidak boleh ditujukan kepada selain Allah.
6.       Meminta tolong dan perlindungan kepada selain Allah. Rasulullah SAW berkata kepada Ibnu Abbas ra: “Apabila kamu ingin meminta (sesuatu), maka mintalah hanya kepada Allah, dan apabila kamu meminta pertolongan, maka minta pertolonganlah (hanya) kepada Allah. Dengan demikian tahulah kita bahwa berdo’a (meminta sesuatu) kepada jin adalah terlarang.
7.       Termasuk yang dapat menggerogoti keutuhan tauhid, sikap berlebih-lebihan (ghuluw) terhadap wali-wali dan orang-orang shaleh dengan memberikan mereka kedudukan lebih tinggi dari yang seharusnya. Misalnya berlebih-lebihan dalam memuliakan mereka, atau menyamakan kedudukan mereka dengan kedudukan para rasul atau berkeyakinan bahwa mereka orang yang ma’shum (terpelihara dari berbuat dosa).
8.       Melakukan thawaf di kuburan. Perbuatan ini termasuk syirik (menyukutukan Allah). Tidak dibenarkan shalat di kuburan, karena ia dapat mengantarkan kepada syirik, apalagi kalau shalat itu ditujukan kepadanya atau dengan maksud menyembahnya. Na’uzubillah.
9.       Demi menjaga kemurnian tauhid, kita dilarang membangun kuburan, membuat kubah-kubah dan masjid-masjid di atasnya serta memplesternya (dengan keramik, pualam dan lain-lain).
10.   Memakai sihir, mendatangi tukang sihir, tukang tenung (dukun), paranormal (ahli nujum) dan yang sama dengan mereka. Tukang-tukang sihir adalah (dihukum) kafir. Oleh sebab itu tidak dibenarkan mendatangi, bertanya (sesuatu) dan membenarkan mereka, sekalipun mereka dijuluki wali atau bergelar kyai dan seumpamanya.
11.   Thiyarah (percaya kepada pertanda baik dan buruk). Yaitu merasa pesimis (sial) dengan pertanda burung, hari, bulan ataupun seseorang. Semua kepercayaan seperti ini tidak dibolehkan sama sekali, karena thiyarah itu adalah syirik sebagaimana disebutkan dalam hadits.
12.   Termasuk yang dapat merusak akidah tauhid, terlalu menggantungkan harapan (nasib) kepada sebab (usaha), seperti menggantungkan nasib kepada dokter, pengobatan, pekerjaan dan lain-lain, tanpa menghiraukan sikap tawakal kepada Allah. Padahal, yang disyariatkan ialah menempuh segala sebab usaha itu –seperti berobat dan mencari rezki- dengan tetap menggantungkan harapan kepada Allah, bukan kepada usaha itu.
13.   Meramalkan kejadian yang akan datang atau hal-hal yang ghaib dengan perantaraan bintang-bintang, padahal bintang-bintang itu diciptakan (Allah) bukanlah untuk tujuan tersebut.
14.   Meminta hujan dengan perantaraan bintang-bintang, planet-planet dan musim-musim serta berkeyakinan bahwa bintang-bintanglah yang menyebabkan tidak datangnya hujan pada waktunya. Akan tetapi, yang menurunkan dan yang menahan hujan itu adalah Allah. Oleh karena itu, katakanlah: “Kita dituruni hujan karena karunia dan rahmat Allah”.
15.   Dan diantara yang bertentangan dengan akidah tauhid, memberikan sesuatu dari bentuk ibadah yang berhubungan dengan hati kepada selain Allah. Misalnya, memberikan rasa cinta atau takut yang mutlak kepada makhluk.
16.   Termasuk yang dapat merusak akidah, tidak merasa khawatir kepada maker dan azab Allah, atau berputus asa dari rahmat-Nya. Maka sebaiknya, jangan merasa aman dari makar Allah dan jangan pula berputus asa dari rahmat-Nya. Tetapi, jadilah anda berada di antara rasa takut (dari azab Allah) dan berharap (kepada rahmat-Nya).
17.   Tidak sabar, jengkel dan tidak menerima qadar (ketentuan) Allah. Misalnya, ungkapakan mereka: “Ya Allah! Kenapa Engkau lakukan ini padaku?” atau “kenapa Engkau perlakukan si fulan seperti ini?”, atau “kenapa semua ini mesti terjadi ya Allah?” dan ungkapan-ungkapan lain seumpamanya, seperti meratapi orang meninggal, merobek-robek pakaian dan mengiraikan rambut.
18.   Berbuat amal kebajikan karena riya dan mencari popularitas atau beramal karena mengharapkan kepentingan duniawi semata.
19.   Mengikuti ulama dan pemimpin dalam menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal. Ketaatan seperti ini termasuk perbuatan syirik.
20.   Perkataan: “Karena kehendak Allah dan kehendakmu”, atau: “kalau bukan karena Allah dan karena si anu”, atau: “Saya bergantung kepada Allah dan kepadamu”. Padahal ia mesti menggunakan kata “Kemudian” (sebagai ganti kata “dan”) dalam ungkapan-ungkapan di atas. Hal ini berdasarkan perintah Rasulullah SAW, bahwa apabila seseorang bersumpah hendaklah ia mengatakan (ungkapan seperti ini): “Demi Tuhan (Yang memiliki) Ka’bah” atau: “Karena kehendak Allah, kemudian kehendakmu”. HR. An Nasa’i.
21.   Mencela masa, zaman, hari dan bulan.
22.   Meremehkan agama, rasul-rasul, Al Qur’an dan Sunnah. Atau memperolok-olokkan orang-orang shaleh dan para ulama, disebabkan komitmen mereka mengamalkan dan mensyariatkan Sunnah, seperti memelihara jenggot, memakai siwak (sugi), meninggikan pakaian di atas mata kaki dan amalan-amalan Sunnah lainnya.
23.   Memberikan nama seseorang denga “Abdun Nabi (Hamba Nabi)”, Abdul Ka’bah (Hamba Ka’bah) atau Abdul Husain ( Hamba al Husain). Nama-nama seperti ini tidak boleh digunakan dalam agama. Akan tetapi, nama-nama yang mengandung ‘ubudiyah (makna penghambaan) mesti disandarkan kepada nama Allah semata, seperti “Abdullah” dan “Abdul Rahman”.
24.   Melukis gambar-gambar makhluk bernyawa, mengagungkan dan menggantungkannya di dinding atau di tempat-tempat pertemuan dan sebagainya.
25.   Meletakkan gambar salib, melukis atau membiarkannya menempel di pakaian tanpa mengingkarinya. Padahal, yang semestinya dilakukan adalah menghancurkan atau menghilangkannya.
26.   Memberikan loyalitas (wala’) kepada orang-orang kafir dan munafik dengan cara menghormati, memuliakan, mencintai dan bangga dengan mereka, bahkan memanggil mereka dengan panggilan “Sayyid” (tuan yang mulia).
27.   Menghukum dengan selain hokum Allah dan menempatkan undang-undang (buatan manusia) pada posisi hokum syariat-Nya, dengan keyakinan bahwa undang-undang tersebut lebih relevan (sesuai) untuk dijadikan hokum positive dari hokum syari’at Allah. Atau berkeyakinan bahwa undang-undang tersebut sama saja atau bahkan lebih (tinggi) kedudukannya dan lebih sesuai dengan perkembangan zaman sekarang. Sikap manusia yang menerima saja pandangan seperti ini, termasuk yang dapat menafikan tauhid.
28.   Bersumpah atas nama selain Allah, seperti bersumpah atas nama nabi, atas nama amanah dan lain-lain. Nabi shollallahu alai wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang bersumpah atas nama selain Allah, maka sesungguhnya ia telah kafir dan syirik” (HR. Tirmidzy dan dihasankannya).

Saudaraku kaum muslimin!
Disamping kewajiban merealisasikan tauhid dan menghindari hal-hal yang bertentangan dengannya atau yang dapat menafikannya, kita juga mesti berusaha agar tetap berada di dalam lingkungan metode (manhaj) Ahlus Sunnah Wal Jama’ah “Alfirqah An Najiyah” (golongan yang selamat) dalam segala aspek, baik akidah maupun mu’amalah (tingkah laku). Yaitu metode generasa pertama (salaf) umat ini, dari kalangan sahabat dan orang-orang setelah mereka. Ahlus sunnah memiliki metode (manhaj) dalam bab (iman) kepada Asma’ dan Sifat (nama-nama dan sifat-sifat Allah) dan masalah-masalah (akidah) lainnya. Demikian juga halnya dengan masalah-masalah suluk (kelakuan), akhlak, mu’amalah dan ibadah serta segala aspek kehidupan, mereka memiliki manhaj yang jelas.
Oleh sebab itu, tatkala Nabi SAW menyebutkan bahwa umat ini akan terpecah menjadi tujuh pulauh tiga golongan, Beliau bersabda: “Semua (golongan itu) akan masuk neraka, kecuali satu golongan”. Ditanyakan kepadanya “Siapakah mereka?”. Beliau menjawab: “Mereka ialah orang-orang yang manhaj (agamanya) seperti manhaj (agama)ku dan sahabat-sahabatku sekarang”.
Beliau tidak mengatakan : “Mereka ialah orang-orang yang mengatakan ini dan itu atau yang melakukan ini dan itu..” saja. Akan tetapi mereka (yang selamat itu) adalah orang-orang yang mengikuti manhaj Rasulullah SAW dan para sahabat dalam segala hal.
Oleh karena itu, kewajiban anda adalah:
1.       Dalam bab Sifat, anda mesti mengimani semua sifat-sifat Allah yang disebutkan-Nya atau yang disebutkan oleh Rasul-Nya SAW tanda merubah (tahrif), membayang-bayangkannya (takyif), menyamakannya dengan (sifat) makhluk (tamtsiil) dan membatalkan atau menolaknya (ta’thiil). Artinya, tidak boleh menafikan kecuali sifat yang dinafikan-Nya dan tidak boleh pula menyamakan (dengan makhluk), berdasarkan firman Allah:
“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat” ( QS. Asy Syuura: 11)
2.       Meyakini bahwa sesungguhnya Al Qur’an adalah Kalamullah (firman Allah) yang diturunkan-Nya, bukan makhluk. Daripada-Nya berawal dan kepada-Nya akan kembali.
3.       Beriman kepada hal-hal yang akan terjadi setelah kematian, keadaan alam kubur (barzakh) dan (hal-hal) ghaib lainnya.
4.       Meyakini bahwa iman itu adalah perkataan dan perbuatan, meningkat seiring dengan bertambahnya ketaatan, dan menurun sesuai dengan banyaknya maksiat (dosa).
5.       Tidak mencap seseorang kafir karena dosa yang dilakukannya selain dosa syirik, selama dia tidak menganggap halalnya dosa itu. Dan meyakini bahwa sesungguhnya pelaku dosa besar apabila bertaubat, Allah akan terima taubatnya, dan apabila ia mati sebelum bertaubat, maka ia berada di bawah masyiah (kehendak) Allah. Jika Dia kehendaki diampuni dan kalau Dia Kehendaki disiksa terlebih dahulu, kemudian dimasukkan-Nya ke dalam surge.
Dan sesungguhnya tidak kekal di neraka, kecuali orang yang terjerumus ke dalam kekafiran dan kemusyrikan. Dan meninggalkan shalat termasuk kekafiran.
6.       Ahlus Sunnah mencintai, memuliakan dan loyal kepada para sahabat, tanpa membeda-bedakan apakah mereka dari kalangan Ahlul Bait (keluarga Rasulullah) atau bukan. Namun tidak berkeyakinan bahwa ada di antara mereka yang ma’shum. Dan sahabat yang paling utama adalah Abu Bakar Ash Shiddiq, kemudian Umar bin Khattab, kemudian Usman bin Affan, kemudian Ali bin Abi Tholib radhiyallahu anhum. Ahlus Sunnah memilih tidak mengungkit-ungkit (mendiamkan) perselisihan yang pernah terjadi di kalangan sahabat, karena para sahabat itu adalah orang-orang yang berijtihad. Barangsiapa yang benar ijtihadnya mendapatkan dua pahala, dan siapa yang salah, mendapat satu pahala.
7.       Ahlus Sunnah meyakini adanya karamah (keramat) bagi para wali. Mereka ialah orang-orang shaleh dan bertakwa. Allah Ta’ala berfirman:
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa” (QS. Yunus: 62-63).
8.       Ahlus Sunnah berprinsip, tidak boleh melakukan perlawanan kepada pemimpin (pemerintah), selama ia masih mendirikan shalat dikalangan mereka, dan mereka belum melihat padanya kekafiran yang nyata yang dapat dibuktikan dengan keterangan dari Allah.
9.       Mereka juga beriman kepada qadar (ketentuan) baik dan buruk dari Allah dalam semua tingkatannya. Di samping itu mereka percaya bahwa manusia musayyar (diatur dalam berbuat) sekaligus mukhayyar (diberi kebebasan memilih). Maka Ahlus Sunnah tidak menafikan adanya qadar dan tidak pula menafikan kebebasan manusia (menentukan pilihannya), akan tetapi mereka mempercayai keberadaan keduanya.
10.   Ahlus Sunnah mencintai kebaikan bagi segenap manusia. Mereka adalah sebaik-baik manusia, bahkan merekalah orang yang paling adil kepada sesama.
Semoga shalawat dan salam selalu tercurah untuk Nabi kita Muhammad.